Kursus Programmer Online Untuk Framework Web

Kursus Programmer Online Untuk Framework Web

Tidak bisa dipungkiri berbagai aplikasi dan sistem yang beredar sekarang banyak yang berbentuk aplikasi web. Apabila seorang calon programmer ingin menjadi profesional sepertinya tidak ada salahnya untuk belajar web programming. Terdapat banyak sekali pilihan web programming, seperti PHP, JSP, JavaScript, React Js dan lain sebagainya, tapi memulai aplikasi web hanya dengan bermodalkan bahasa pemrograman web saja akan cukup merepotkan. Karena itulah muncul berbagai framework berbasis web. Framework berbasis web memudahkan pembuatan aplikasi web karena programmer web tidak perlu membuat aplikasi dari awal tapi bisa menggunakan fungsi-fungsi atau modul-modul yang sudah disediakan di dalam framework tersebut.

Salah satu keuntungan menggunakan framework web adalah tersedianya banyak sekali kursus programmer online yang mengajarkan pengembangan aplikasi web berbasis framework. Terdapat banyak pilihan kursus seperti kursus melalui video e-learning atau kursus interaktif menggunakan sistem. Berikut beberapa-beberapa framework web yang bisa dipelajari melalui kursus tersebut.

Laravel

Laravel adalah sebuah framework website berbasis PHP yang sangat ekspresif. Ia juga memiliki sintaks yang elegan, yang bertujuan untuk mengurangi kesulitan setiap developer dalam menggunakannya, seperti authentication, routing, dan cache. Laravel diciptakan untuk membantu developer membangun sebuah aplikasi yang kuat dan besar, dengan wadah kontrol inversi, migrasi sistem dan didukung oleh unit integrasi.

Laravel ini sendiri merupakan PHP framework yang pertama kali dirilis pada tahun 2011. Berdasarkan survey yang dilakukan Sitepoint, Laravel adalah framework yang paling banyak digunakan oleh developer. Laravel sendiri memang memiliki banyak fitur yang dapat membantu developer untuk membuat aplikasi lebih cepat. Laravel juga memiliki mesin templating ringan yang diberi nama “Blade”. Tidak hanya itu, Laravel juga memiliki sintaks yang bisa membantu untuk melakukan taks seperti authentications, sessions, queueing, caching, dan routing RESTful.

CodeIgniter

CodeIgniter merupakan framework PHP yang menggunakan arsitektur Model View Controller (MVC). Dalam kalimat yang lebih sederhana, CodeIgniter menggunakan komponen yang berbeda-beda untuk mengelola task development yang spesifik. Metode yang ditawarkan CodeIgniter lebih disukai oleh para developer karena mereka bisa membuat serta mengembangkan aplikasi web yang mudah diskalakan tanpa menyita banyak ruang.

Kemudahan dalam pembelajaran dan penggunaan membuat CodeIgniter menjadi salah satu framework PHP terbaik bagi pemula. Kelebihan lainnya adalah informasi bantuan atau tutorial yang lengkap. Kita dapat memahami hal-hal dasar terkait penggunaan CodeIgniter dengan lebih mudah. Performa CodeIgniter pun dapat diandalkan, terlebih jika ingin membuat aplikasi yang “ringan” yang dijalankan di server sederhana.

Kekurangan dari CI itu sendiri yaitu sebagai contoh, tidak ada jadwal yang tetap dan teratur menganai update CodeIgniter. Jadi, yang perlu kalian tahu bahwa PHP framework ini tidak disarankan untuk digunakan jika aplikasi yang dikembangkan memiliki standar keamanan tinggi.

CakePHP

Di awal tahun 2000-an, CakePHP adalah PHP framework MVC pertama yang sukses diluncurkan di pasaran –dimana pada saat itu merupakan inovasi baru dan sampai saat ini masih menjadi salah satu framework PHP terbaik dan terpopuler.

Setiap versi terbaru CakePHP yang telah diupdate memiliki performa yang terus-menerus ditingkatkan serta sejumlah komponen baru. Akan tetapi, kelebihan utamanya justru terletak pada metode konvensi dalam coding. Hal ini berarti ketika kita sudah mengerti serta memahami sekumpulan konversinya dengan benar, maka dapat fokus ke pengembangan dan menyelesaikan task lebih cepat.

Nama yang lucu ini ternyata mampu menyediakan kebutuhan bagi para developer untuk dapat membangun sebuah aplikasi website yang lebih cepat, dengan menggunakan fitur ini generasi kode yang kemudian secara cepat membangun prototype. Kita tidak akan dirumitkan oleh CakePHP, cukup dengan men-setting database yang digunakan, maka siap untuk menggunakannya dari akses ke database, caching, validasi, authentication, dan lainnya, semua ini dibangun di dalam suatu kerangka kerja tersebut. Ini dikemas dalam sebuah konversi MVC, yang nantinya akan membantu dalam membuat sebuah aplikasi. CakePHP juga dilengkapi dengan tools untuk memvalidasi dan memberikan perlindungan terhadap injeksi SQL.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *