cara menghemat pengeluaran

Cara Pintar Menyimpan Uang Bulanan Lebih Banyak

Kamu adalah pekerja yang mendapatkan gaji bulanan? Gaji kamu UMR atau kurang? Tidak bisa dipungkiri lagi, kamu harus tetap  bisa mengelola uang dengan baik berapa pun pendapatanmu! Tapi bagaimana cara megelola gaji UMR atau bahkan kurang dari UMR? Kami akan memulai membaginya disini setelah menelaah bagaimana cara mengelola gaji UMR supaya bisa menabung dan cepat sukses, salah satunya dengan menghemat pengeluaran bulanan.

Lebih lanjut, berikut adalah cara menghemat pengeluaran agar kamu dapat menyimpan uang bulanan lebih banyak dari pada pengeluaran :

1. Membuat anggaran bulan

Jadi, cobalah mulai untuk membuat anggaran untuk memenuhi berbagai kebutuhan dalam satu bulan penuh. Tentukan berapa nominal uang yang dibutuhkan untuk suatu kepentingaan

2. Fokus pada kebutuhan, bukan keinginan

Tentukan kebutuhan apa saja yang harus dipenuhi dalam sebulan, kalau perlu catat semuanya dan buat daftarnya, dan selalu utamakan kebutuhan yang berkelanjutan seperti biaya sewa indekos/apartemen/cicilan rumah, anggaran untuk kebutuhan makan dan transportasi, biaya listrik dan pulsa, dan berbagai kebutuhan lainnya yang memang harus dipenuhi.

3. Prioritaskan harga yang lebih murah

Upayakan untuk tidak berorientasi pada merk melainkan kualitas. Apabila kualitas dari dua merk itu sama, selalu prioritaskan produk dengan harga yang lebih murah.

4. Langsung sisihkan pendapatan

Metode 60/20/20 bisa menjadi metode yang baik bagi kamu yang ingin mulai menyisihkan pendapatan, dengan rincian bahwa 60% untuk memenuhi kebutuhan prioritas, 20% sebagai dana darurat, dan 20% sisanya untuk ditabung atau diinvestasikan.

5. Buat catatan untuk semua pengeluaran

Rutin mencatat pengeluaran bisa membantu kamu dalam banyak hal. Pertama, kamu tahu pengeluaran untuk keperluan apa yang paling besar jumlahnya sehingga kamu bisa meredam nominal pengeluaran untuk keperluan tersebut.

6. Membuat rekening terpisah

Bila perlu, agar uang yang berhasil disisihkan ‘aman’ keberadaannya, buatlah rekening terpisah dan tabung ke dalamnya. Nantinya, tabungan tersebut bisa kamu gunakan sebagai dana darurat atau pun dana utama untuk memenuhi berbagai tujuan finansial kamu. Namun, cobalah selektif dalam memilih bank. Jadikan biaya per bulan, nominal saldo yang ‘harus’ mengendap di dalam, dan biaya-biaya lain sebagai pertimbangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *